Kita tahu bersama bahwasannya pada tanggal 10 Desember 1948, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menerima dan memproklamirkan Pernyataan-Penyataan Umum tentang Hak-Hak Asasi Manusia. Setelah kejadian yang bersejarah ini Majelis Umum berseru kepada semua Negara-Negara Anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengumumkan teks Pernyataan tersebut dan “berusaha untuk menyebarkannya, mempertunjukkannya, dibaca dan diterangkan terutama disekolah-sekolah dan badan-badan pendidikan yang lain, dengan tidak mengadakan perbedaan yang berdasarkan status politik dari Negara-negara atau daerah-daerah kekuasaan.”

Ada pun isi pokok-pokok yang di bahas dalam acara “Invitation of Special on The United Nations Today-Setting the Goals of Multilateral Diplomacy” pada :

Hari, tanggal   : Kamis, 17 Pebruari 2011

Pukul               : 10.00 – 12.00 WIB.

Tempat            : Gedung Bonaventura, Auditorium, Lantai IV, JIn. Babarsari No. 43, Atma Jaya Yogyakarta University, Yogyakarta.

Topic               : The United Nations Today – Setting the Goals of Multilateral Diplomacy.

Speaker           : Mr. Michele Zaccheo, Director of United Nations Information Centre (UNIC) Jakarta.

 

Pada intinya adalah membahas Prioritas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selama tahun 2011, isinya 8 (delapan) aspek penting yaitu: 1) Inklusif dan Pembangunan Berkelanjutan, 2) Perubahan Iklim, 3) Perempuan PBB, 4) Menciptakan Dunia yang Lebih Aman dan Nyama, 5) Hak Asasi Manusia dan Akuntabilitas, 6) Tanggapan utama terhadap krisis kemanusiaan, 7) Pelucutan senjata dan non-proliferasi, 8) Memperkuat Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Adapun sedikit pemaparan dari isi 8 (delapan) aspek penting “Prioritas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selama tahun 2011” diatas yaitu:

Adapun sedikit pemaparan dari isi 8 (delapan) aspek penting “Prioritas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selama tahun 2011” diatas yaitu:

Adapun sedikit pemaparan dari isi 8 (delapan) aspek penting “Prioritas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selama tahun 2011” diatas yaitu:

1. Inklusif dan Pembangunan Berkelanjutan

  • Persiapan untuk Konferensi PBB 2012 tentang Pembangunan Berkelanjutan, Rio de Janeiro, Mei 2012

Kunci pada 2011 akan berada dalam mengidentifikasi dan memanfaatkan potensi ekonomi hijau baru urgensi global untuk pulih dari resesi, dan menggunakan sebagai cara untuk mengatur dalam aksi gerakan pada isu-isu pembangunan berkelanjutan yang lebih luas.

2. Perubahan Iklim

  • Konferensi PBB tentang Perubahan Iklim (COP17), Durban, 28 November – 9 Desember 2011

Aksi daerah untuk 2011:

–            Pengurangan emisi gas rumah kaca;

–            Deforestasi;

–            Clean teknologi untuk negara-negara berkembang;

–            Koordinasi tentang langkah-langkah untuk beradaptasi terhadap dampak perubahan iklim;

3. PEREMPUAN PBB

  • Pembentukan badan baru: Perempuan PBB

–            Perempuan kemajuan (inisiatif pada kesehatan ibu dan anak, dan pada penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak);

–            Peningkatan jumlah perempuan dalam posting kepemimpinan senior dan pada mid-level manajemen di PBB;

4. Sebuah dunia yang lebih aman dan lebih nyama

  • Dukungan untuk negara menghadapi krisis atau transisi penting, Negara-negara tersebut diantaranya:

– Sudan

– Pantai Gading

– Somalia

– Kongo D.R.

– Myanmar

5. Hak Asasi Manusia dan Akuntabilitas

  • Penentuan untuk pindah dunia ke era akuntabilitas
  • Peringatan tentang kemungkinan genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, kejahatan perang dan pembersihan etnis (misalnya, Pantai Gading)
  • Dewan Hak Asasi Manusia, Sidang ke-16, Jenewa, 28 Februari -25 Maret 2011

6. Tanggapan utama  terhadap krisis kemanusiaan

  • Perlu untuk menarik pelajaran dari array tahun lalu krisis, termasuk bencana manusia besar di Haiti dan Pakistan
  • Bekerja untuk lebih mengintegrasikan pengurangan risiko bencana dan kesiapsiagaan

7. Pelucutan senjata dan non-proliferasi

  • Tekan untuk ratifikasi Comprehensive Test Ban Treaty
  • implementasi penuh komitmen disetujui oleh Perjanjian Non-Proliferasi 2010 Konferensi Review
  • Konferensi Perlucutan Senjata, Jenewa, Januari 2011

8. Memperkuat Perserikatan Bangsa-Bangsa

  • Membangun lebih modern, fleksibel, cepat-bergerak PBB, disesuaikan dengan tantangan abad ke-21.

Wilayah penguatan lanjutan meliputi:

–            Perlindungan staf PBB;

–            Perbaikan sistem perekrutan PBB untuk kekuatan, modern multi fungsi dan mobile-bekerja dengan kondisi seluruh sistem koheren pelayanan;

–            Keterlibatan dengan negara-negara anggota dalam mereformasi proses anggaran;

–            Peningkatan penggunaan informasi dan teknologi komunikasi;

 

PENUTUP

Sungguh tidak bisa di pungkiri bahwasannya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sangatlah berpengaruh terhadap keamanan dan ketentraman di-Dunia Internasional, yang mana sudah banyak Prograp-program positif yang telah dijalankannya.

Selanjutnya kini di tahun 2011 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) datang lagi dengan membawa delapan  prioritas pentingnya yaitu: 1) Inklusif dan Pembangunan Berkelanjutan, 2) Perubahan Iklim, 3) Perempuan PBB, 4) Menciptakan Dunia yang Lebih Aman dan Nyama, 5) Hak Asasi Manusia dan Akuntabilitas, 6) Tanggapan utama  terhadap krisis kemanusiaan, 7) Pelucutan senjata dan non-proliferasi, 8) Memperkuat Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Akhir kata harapan kita semua adalah, semoga program-program yang telah di canangkannya bisa di jalankan dengan baik tanpa ada hambatan sesuatu apa pun. amin..